Carut marut politik Indonesia Pasca Orde baru memasuki babak baru, dengan tampilnya sejumlah calon presiden yang berasal dari (mantan) kalangan militer; yakni Wiranto (mantan Panglima TN/) dan Susilo Bambang Yudhoyono. Keduanya menyeruak di tengah bursa calon Presiden dari kalangan sipil: megawati, Amien Rais dan Gus Dur. Wiranto yang secara fenomeal-mengalahkan Akbar Tandjung dalam konvensi partai Golkar baru-baru ini segera mengatur strategi melakukan manuver baru mengamankan paket Capres/wapres.  Salah satunya adalah dengan mendekati Abdurrahman Wahid agar tokoh berpengaruh  itu mau merestui pasangan Wiranto-Hasyim Muzadi  sebagai Capres-Wapres. Hasyim Muzadi yang ketua PB NU-ini  memang tengah naik daun  menerima pinangan sejumlah capres  agar mau menjadi wakilnya  dalam pemilu Presiden 5 Juli 2004. Sayangnya, tawaran Golkar itu ditolak mentah-mentah Gus Dur (Republika,30/4) yang mengatakan dirinya takkan merestui pasangan WirantoâHasyim Muzadi sebagai Capres-wapres,  begitu  juga pasangan Wiranto denqan kader atau tokoh-tokoh NU atau PKB lainnya.
Copyrights © 2004