Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya konflik, dampak yang ditimbulkan akibat adanya konfik agraria serta resolusi konflik yang ditawarkan. Metodologi wawancara dan observasi digunakan dalam penelitian ini dengan jumlah informan sebanyak 14 orang. Sampel dipilih dengan menggunakan Snowball sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa faktor penyebab konflik agraria yang terjadi di desa Watmuri adalah faktor ekonomi dan sosial. Dampak yang ditimbulkan yaitu berhubungan dengan ladang berpindah. Resolusi konflik yang ditawarkan adalah bersama-sama mencari dan mengupayakan solusi yang baik. Kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini adalah konflik agraria yang terjadi di desa Watmuri merupakan konflik yang bersifat horizontal dan perlu mediasi kembali untuk tercapainya kesepakatan untuk menghindari terjadinya konflik dari kedua belah pihak.
Copyrights © 2017