Bersepeda sebagai salah satu bentuk gaya hidup sehat, kini tengah menjadi tren masyarakat dunia, termasuk Indonesia. Salah satu faktor yang memengaruh meningkatnya tren ini ialah peran dari komunitas sepeda yang secara aktif mempromosikan kultur bersepeda. Studi sebelumnya cenderung lebih menekankan pada pentingnya faktor kebijakan serta infrastruktur. Tulisan ini akan melengkapi studi terdahulu dengan menjelaskan peran komunitas dalam membangun kultur bersepeda melalui jaringan sosial. Untuk menggali data mengenai penggunaan jaringan sosial dalam membangun kultur bersepeda, studi ini menggunakan metode kualitatif melalui wawancara mendalam. Jaringan sosial erat kaitannya dengan akses kepada sumberdaya-sumberdaya yang dapat digunakan untuk mencapai tujuan komunitas, yaitu membangun kultur bersepeda. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa komunitas Bike To Work Indonesia membangun jaringan dengan komunitas lain, pasar, dan pemerintah. Jaringan tersebut digunakan untuk membangun kultur bersepeda baik secara struktural maupun kultural.
Copyrights © 2017