Conference on Innovation and Application of Science and Technology (CIASTECH)
CIASTECH 2018 "Inovasi IPTEKS untuk mendukung Pembangunan Berkelanjutan"

REDESIGN KETEPATAN IDENTITASI PASIEN DENGAN METODE FMEA DI RSUD PACITAN JAWA TIMUR

Desak Nyoman Sithi (Prodi S1 Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan UPN ”Veteran” Jakarta)
Ani Widiastuti (Prodi S1 Keperawatan Fakultas Ilmu Kesehatan UPN ”Veteran” Jakarta)



Article Info

Publish Date
03 Oct 2018

Abstract

Kesalahan identifikasi pasien dapat terjadi pada semua aspek pelayanan termasuk pada penetapan diagnosa, pemeriksaan laboratorium, pengobatan maupun perawatan. Data ketidaktepatan identifikasi pasien di RSUD Pacitan mencapai 80% dokumen pada Januari dan Februari 2016, dan 76% pada Maret 2016. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi potensi resiko pada identifikasi pasien akibat kesalahan identitas. Metode yang digunakan adalah failure mode and effect analysis (FMEA). Populasi penelitian ini adalah rekam medik pasien rawat inap sebanyak 380, 118 sampel, dengan purposive sampling. Penelitian dianalisa dengan metode risk priority number (RPN), berdasarkan tingkat keparahan, kejadian dan keterpantauan. Intervensi dari penelitian ini adalah redesain untuk sistem pendaftaran dengan cara: a) Membuat counter baru untuk rawat inap; b) Menempatkan petugas administrasi baru; c) Meningkatkan kemampuan petugas, d) Menggunakan sistem barcode. Hasil penelitian menunjukkan terjadi penurunan yang signifikan yaitu 2 kesalahan pada Juni dan 1 kesalahan pada Juli 2016, dengan indikator penurunan skor RPN dari 250 menjadi 125 pada pengisian identitaspasien. Kesimpulan penelitian adalah redesain dengan metode FMEA berdampak positif dalam menjaga konsistensi identitas pasien, untuk menurunkan resiko insiden keselamatan pasien.

Copyrights © 2018