Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menjelaskan hubungan antara transaksi pihak berelasi dan manajemen laba. Penelitian ini mengambil sampel 50 badan usaha manufaktur dan 50 badan usaha non manufaktur selain sektor keuangan di Indonesia yang terdaftar di BEI periode 2010 - 2012 dimana pemilihan sampel dilakukan secara stratified random sampling. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah Manajemen Laba, variabel independen adalah Transaksi Pihak Berelasi, dan variabel control meliputi Cash Flow Operation (CFO), Leverage, Return on Assets (ROA), Firm Size, dan Big-4 Audit Firms. Hasil utama penelitian ini membuktikan bahwa transaksi pihak berelasi tidak berhubungan signifikan dengan manajemen laba. Tidak adanya hubungan signifikan antara transaksi pihak berelasi dengan manajemen laba karena adanya peraturan dimana pihak berelasi dan transaksi pihak berelasi wajib diungkapkan secara menyeluruh.
Copyrights © 2015