Salah satu hasil perkebunan Indonesia yang dipandang sangat potensial dan strategis untukdikembangkan adalah kelapa sawit (Elaeisguineensis Jacq) merupakan produk andalan nasional, minyak sawit mempunyai prospek yang cukup cerah untuk pertumbuhan ekspor komoditi perkebunan bila dibandingkan dengan produk minyak nabati lainnya. Pemanenan kelapa sawit adalah pemotongan tandan buah segar (TBS) dari pohon hingga pengangkutan ke pabrik. Kegiatan panen kelapa sawit memerlukan teknik tersendiri untuk mendapatkan hasil yang berkualitas. Saat ini petani masih menggunakan peralatan konvensional dalam pemanenan buah kelapa sawit. Proses panen kelapa sawit seperti dodos atau egrek dalam panen harus menyesuaikan dengan ketinggian kelapa sawit. Penggunaan alat panen konvensional menghabiskan banyak energi karena proses yang cukup sulit dan alat yang cukup berat. Sehingga petani sering mengalami gangguan kesehatan seperti gangguan otot rangka. Alat panen kelapa sawit ini dirancang menggunakan mesin untuk mempermudahkan petani dalam memanen buah sawit. Alat ini dirancang dari mesin pemotongrumput dengan mengubah gerak mata pisau pemotong rumput menjadi gerak translasi bolak-balik. Mata pisau dodos ataupun egrek akan dikonversikan menjadi gerakan tranlasi bolakbalik untuk memotong tandan sawit.
Copyrights © 2018