Lumpur panas lapindo yang keluar sejak tahun 2006 telah memberikan dampak yang besar terhadap kehidupan masyarakat termasuk degradasi lingkungan. Pembuangan Lumpur ke laut melalui kali porong serta rembesan dan luberan lumpur panas telah memberikan dampak terhadap keadaan kualitas air ABA (Air Badan Air) dan AB (air Bersih).Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas air ABA (Air Badan Air)dan AB (air Bersih) di kecamatan Porong serta upaya penanggulangan bencana dan pengelolaan lingkungan oleh BPLS.Penelitian dilaksanakan di kecamatan porong kabupaten Sidoarjo Jawa Timur pada bulan juli 2011.Pengujian sampel air dilakukan di laboratorium kimia universitas Brawijaya.Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dan pengambilan sampel yaitu dengan penentuan stasiun didasarkan pada stasiun pengamatan yang telah di tetapkan oleh BPLS sebanyak 8 stasiun meliputi ABA dan AB. Hasil analisa BOD berturut-turut dari stasiun 1 sampai stasiun 8 adalah 13 mg/l, 18 mg/l, 16 mg/l, 37 mg/l, 14 mg/l, 21 mg/l, 40 mg/l dan 23 mg/l.Sedangkan hasil analisa TSS dari stasiun 1 sampai 8 adalah 52 mg/l, 58 mg/l, 62 mg/l, 68 mg/l, 54 mg/l, 60 mg/l, 86 mg/l, 64 mg/l.. Kata kunci :Lumpur  Lapindo, BOD&TSS, Kualitas Air
Copyrights © 2017