Kota Surabaya memiliki potensi wisata yang cukup bagus di berbagai bidang termasuk belanja.Belanja bukan sebagai beban melainkan sebagai hal yang menyenangkan dan dapat menikmati aktivitas belanja yang dilakukan hal ini dapat mendorong terbentuknya motif berbelanja.Ciputra World merupakanmall terbaru di Surabaya, bangunan yang ini bersifat futuristic dan terlihat cukup mewah dari luar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motif berbelanja masyarakat Surabaya pada saat berbelanja di Ciputra World Surabaya. Menurut Bloch.et.al (1994), konsep motif berbelanja ini dapat dikelompokkan menjadi tujuh dimensi yaitu Aesthetics, Convenience, Escape, Exploration, Flow, Role Enactment, dan Social. Penelitian ini dilakukan di pusat perbelanjaan Ciputra World Surabaya dengan jumlah responden sebanyak 126 orang dengan cara pengambilan sampel convenience sampling. Profil responden dan deskripsi jawaban responden diuji dan diolah dengan menggunakan analisa SPSS.Program SPSS yang digunakan adalah IBM SPSS Statistics version18.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dimensi Aesthetics Dimensions lebih dominan dibandingkan dengan dimensi yang lainnya. Hal ini dapat dijelaskan bahwa mayoritas masyarakat Surabaya yang mengunjungipusat perbelanjaan Surabaya karena desain interior, warna interior, tekstur interior, pencahayaan dan kenyamanan saat di Ciputra World Surabaya.
Copyrights © 2015