Tujuan dari kajian ini adalah mengetahui kontribusi LKM dan UMKM terhadap tingkat kesejahtaraan masyarakat maupun perkembangan LKM dan UMKM di Wilayah Perbatasan RI- PNG, secara umum maupun secara khusus bagi masyarakat asli Papua. Dari kajian ini dirumuskan model pengembangan UMKM di wialayah perbatasan antar negara, sebagai pusat pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal dan semua pelaku usaha di wialayah perbatasan. Adapun masalah umum yang dihadapi di kawasan perbatasan, antara lain adalah: (1) Belum adanya lembaga keuangan yang berada di wilayah perbatasan antara RI P-PNG hal ini mempegaruhi tingkat akses permodalan dan perkembangan UMKM; (2) Sebagian besar UMKM Asli Papua tidak memanfaatkan peluang Pasar Perbatasan secara baik. Dari hasil kajian potensi usaha di wialyah perbatasan sagat menjanjikan, baik potensi perdangan,potensi pariwisatan dan adanya peluang pengembangan usaha-usaha baru. Hasil kajian ini diharapkan dapat berkontribusi untuk peningkatan kesejahteraan rakyat Papua melalui perumusan, implementasi, dan pengembangan konsep keuangan mikro yang bernuansa (spesifik) Papua, efisien dan efektif diwilayah ini. Berdasarkan hasil kaji, maka perlu adanya LKM yang dapat beropersi di Wilayah Perbatasan, perlu adanya regulasi khusus bagi wilayah perbatasan dan UMKM asli Papua perlu pendampingan dalam hal pengembangan usaha agar mampu bersaing diwilayah Perbatasan. Keywords: Pengembangan LKM dan UMKM di Perbatasan
Copyrights © 2018