Journal of Indonesian Economy and Business
Vol 5, No 1 (1990): April

ALOKASIFAKTOR PRODUKSIPADAINDUSTRI PENGOLAHAN TEH DI JAWA TENGAH

Syafri Syafri (Universitas Trisakti Jakarta)



Article Info

Publish Date
10 Apr 1990

Abstract

Masalah yang sedang hangat dibicarakan di negara sedang berkembangadalah keterbatasan kemampuan sektor modern menyerap sejumlah besar tenagakerja tidak produktif yang berasal dari sektor tradisional. Sungguhpunpertumbuhan produksi tinggi, kesempatan kerja bertumbuh agak lamban (Todaro,1983). Masalah ini juga dihadapi oleh Indonesia. Dalam periode 1980-1985, nilaitambah industri pengolahan bertumbuh 8,96% per tahun sedangkan kesempatankerja bertumbuh hanya 4,37% per tahun.Banyak pengamat berkeyakinan bahwa teknik produksi yang diterapkanpada perusahaan industri pengolahan mengakibatkan substitusi antara modal dantenaga kerja sukar, akibatnya kemampuan menyerap tenaga kerja terbatas.Pengamat lain mengatakan ketidaksempurnaan pasar faktor produksi dapatmuncul, sekurang-kurangnya sebagian, pada perusahaan industri pengolahan yangmemiliki pertumbuhan kesempatan kerja rendah. Perusahaan mungkin dirangsangmenggunakan teknologi padat modal oleh peraturan perdagangan luar negeridimana mesin-mesin impor untuk keperluan industri disubsidi. Tingkat upah padaindustri pengolahan juga mungkin terdorong naik di atas tingkat upah minimumsebagai akibat tekanan dari serikat pekerja dan campur tangan pemerintah dalamcolective bargaining (Clague, 1969).

Copyrights © 1990






Journal Info

Abbrev

Publisher

Subject

Economics, Econometrics & Finance

Description

Journal of Indonesian Economy and Business (JIEB) is open access, peer-reviewed journal whose objectives is to publish original research papers related to the Indonesian economy and business issues. This journal is also dedicated to disseminating the published articles freely for international ...