Paradigma: Jurnal Masalah Sosial, Politik, dan Kebijakan
Vol 16, No 1 (2012): JANUARI

Crisis of Democracy in Thailand and the Network of Monarchy

Aryanta Nugraha (International Relationship Department UPN “Veteran” Yogyakarta Jl. Babarsari 2, Tambakbayan Yogyakarta)



Article Info

Publish Date
08 Nov 2018

Abstract

Artikel ini bermaksud untuk menjawab dua pertanyaan; mengapa terjadi krisis demokrasi di Thailand dan siapa sebenarnya pemenang dari krisis demokrasi tersebut. Dengan mempertimbangkan semakin pentingnya kehadiran kelompok yang sering disebut sebagai Network of Monarchy, artikel ini beragumen bahwa krisis demokrasi di Thailand sangat terkait dengan persaingan politik antara kubu pro-Thaksin dengan kubu anti-Thaksin yang disponsori oleh kalangan Network oh Monarchy. Kompetisi politik tersebut tidak hanya terjadi pada tingkat elit, tetapi berubah menjadi keresahan politik dan kerusuhan social yang melibatkan pertentangan antar kelompok masyarakat yang dicirikan oleh penggunaan warna kaos yang berbeda (clash of colored shirts). Meski akhirnya Thaksin berhasil diturunkan, artikel ini berpendapat bahwa kemenangan sementara kubu Network of Monarchy ini tidak akan berpengaruh banyak bagi stabilitas dan kepastian demokrasi di Thailand, apabila kerangka pengaturan demokrasi pasca Thaksin gagal melibatkan partisipasi masyarakat di tingkat akar rumput. Terlebih lagi, pemerintah demokratik juga harus mampu mengatasi persoalan ketimpangan ekonomi, terutama di wilayah utara.

Copyrights © 2012






Journal Info

Abbrev

paradigma

Publisher

Subject

Decision Sciences, Operations Research & Management Library & Information Science

Description

Jurnal online Paradigma mengundang peneliti dan akademisi untuk menuliskan hasil penelitiannya untuk dipublikasikan sesuai dengan tema-tema di bawah ini kebijakan di bidang : (1) Ilmu Administrasi Bisnis; (2) Ilmu Hubungan Internasional dan (3) Ilmu ...