Penelitian potensi pasir besi dalam menghasilkan nanopartikel magnetit di Lampanah Aceh Besar melalui studi kajian teknik pengolahan, metode sintesis dan karakteristik struktur telah telah selesai dikaji. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif berupa studi literatur dari data sekunder dinas ESDM Banda Aceh dan beberapa jurnal ilmiah dan karya tulis. Hasil kajian ini menunjukkan bahwa pasir besi di daerah Lampanah memiliki unsur dominan yang dikandungannya adalah Fe3O4. Metode magnetik separasi dipakai untuk memisahkan pasir besi dari pengotor, sedangkan sintesis co-precipitation salah satu metode yang dipilih dalam menghasilkan nanopartikel magnetit disebabkan proses eksperimen sederhana, ekonomis dan rendahnya suhu perlakuan Melalui uji XRD, nanopartikel magnetit pasir besi berbentuk kubik dengan sudut 2ï± adalah 35,55o, 57,13o dan 62,70o dengan hkl yaitu [311], [511] dan [440], sedangan dari uji TEM dan SEM didapatkan bahwa bentuk partikel dominan bulat dan distribusinya rapat. Oleh karena itu pengontrolan ukuran dan bentuk nanopartikel magnetit pasir besi akan memberikan potensi yang besar pada bidang kemagnetan superparamagnetik.
Copyrights © 2018