Kebutuhan akan material semakin meningkat seiring dengan banyaknya pembangunan jalan di Kalimantan. Selanjutnya, diharapkan pula adanya material yang memenuhi standar mutu yang ditetapkan Bina Marga serta memenuhi pertimbangan dari segi ekonomis, kontinuitas suplai dan kelancaran distribusi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pasir Kelurahan Petuk Barunai Kecamatan Rakumpit Provinsi Kalimantan Tengah dapat memenuhi spesifikasi yang telah ditetapkan dan dapat digunakan sebagai agregat pada campuran pembentuk Lapis Tipis Aspal Pasir (Hot Rolled Sand Sheet). Dari hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa berdasarkan sifat-sifat fisik agregat pasir Kelurahan Petuk Barunai Kecamatan Rakumpit Provinsi Kalimantan Tengah dapat digunakan sebagai agregat pada campuran Lapis Tipis Aspal Pasir (Hot Rolled Sand Sheet). Untuk mengetahui pengaruh pasir, dibuat 3 (tiga) komposisi campuran dengan masing-masing 5 (lima) variasi kadar aspal. Komposisi A (pasir kasar 40%, pasir sedang 30%, pasir halus 30%), komposisi B (pasir kasar 45%, pasir sedang 25%, pasir halus 30%) dan komposisi C (pasir kasar 50%, pasir sedang 25%, pasir halus 25%) Berdasarkan hasil tes Marshall untuk komposisi A diperoleh nilai Kadar Aspal Optimum (KAO) sebesar 8,4%, komposisi B diperoleh nilai Kadar Aspal Optimum (KAO) sebesar 8,25% dan komposisi C diperoleh nilai Kadar Aspal Optimum (KAO) sebesar 8,15%.Kata kunci: lapis tipis aspal pasir, tes Marshall, kadar aspal optimum.
Copyrights © 2017