Keberlangsungan hidup bisnis ritel ritel tradisional dan modern paling banyak mengundang perhatian, karena selalu menempatkan bisnis ritel tradisional dalam posisi lemah. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa perhatian pada aspek sukses industry jasa belum menjadi perhatian penuh bagi bisnis ritel tradisional sehingga melemahkan posisi bisnis Ritel tradisional, ditambah lagi dengan kuatnya karakteristik berupa dimensi kualitas jasa yang terstandarisasi sebagai acuan bisnis jasa Ritel minimarket modern semakin mempertajam jurang perbedaan kinerja bisnis ritel dan sehingga semakin melemahkan posisi bisnis ritel tradisional. Analisis perbandingan Bisnis Ritel Toko Tradisional dan Bisnis Ritel minimarket Modern menunjukkan aspek-aspek sukses dari bisnis jasa yang harus diperhatikan yaitu ; konsumen, manajemen, dan karyawan. Penelitian ini termasuk jenis penelitian deskriptif dengan menggunakan traditional approach. Metode analisis yang digunakan adalah varian pendekatan semantic differential, dengan analisis deskriptif statistic, analisis korelasi, analisis regresi untuk mendapatkan determinan dari tujuan penelitian ini.
Copyrights © 2018