Media Komunikasi Geografi
Vol 17, No 2 (2016)

IMPLEMENTASI TEKNOLOGI SOLAR EVAPORATION BERMEDIASI PALUNGAN DALAM PEMBUATAN GARAM ARTISANAL PIRAMIDA UNTUK MENINGKATKAN POTENSI SUMBER DAYA MARITIM DESA PEMUTERAN

Purnamawan, I Kadek (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Dec 2016

Abstract

Penelitian ini bertujuan  untuk mendeskripsikan prosedur pembuatan garam artisanal piramida dengan menggunakan teknologi Solar Evaporation bermediasi Palungan; mendeskripsikan teknologi Solar Evaporation bermediasi Palungan dapat meningkatkan potensi sumber daya maritim desa Pemuteran khususnya dalam pembuatan garam artisanal piramida; dan mendeskripsikan hasil produksi garam artisanal piramida yang diperoleh melalui penerapan teknologi Solar Evaporation bermediasi Palungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian deskriptif analitis untuk menentukan cara mencari, mengumpulkan, mengolah dan menganalisis data hasil penelitian tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif karena  dalam  pelaksanaannya meliputi pengumpulan data, analisis data, dan interpretasi tentang arti data yang diperoleh. Penelitian ini disusun sebagai penelitian induktif yakni mencari dan mengumpulkan data yang ada di lapangan dengan tujuan untuk mengetahui faktor-faktor, unsur-unsur bentuk, dan suatu sifat dari fenomena di tempat penelitian (Nazir, 1998: 51). Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan meningkatkan hasil produksi garam artisanal piramida yang diperoleh melalui penerapan teknologi Solar Evaporation bermediasi Palungan. Subjek yang dipilih dalam penelitian ini adalah kelompok petani garam di desa Pemuteran. Alasan pengambilan data di dusun Lokasegara, desa Pemuteran, kecamatan Gerokgak, Buleleng. Adapun objek dalam penelitian ini adalah garam artisanal piramida sebagai potensi sumber daya maritim desa Pemuteran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil produksi garam artisanal piramida di dusun Lokasegara, desa Pemuteran, Buleleng dipengaruhi oleh suhu atau temperatur ruangan tempat kristalisasi. Pengaruh temperatur ditentukan dari kondisi cuaca, semakin tinggi temperature ruangan tempat kristalisasi garam maka semakin besar hasil produksi. Adanya peningkatan hasil produksi terlihat dari April-Oktober 2016, yaitu pada April jumlah produksinya sebesar 1200 kg, Mei jumlah produksinya sebesar 1300 kg, sampai Oktober sebesar 2000 kg. Kata Kunci: Teknologi Solar Evaporation, Garam Artisanal Piramida, Potensi Sumber Daya Maritim

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

MKG

Publisher

Subject

Earth & Planetary Sciences Education Social Sciences

Description

MKG is a journal that facilitates the interests of lecturers, teachers and the academic community to communicate articles from research results and strengthen the exchange of ideas from academic reviews in the field of geography. The academic articles include research and reviews of studies in ...