Media Komunikasi Geografi
Vol 18, No 1 (2017)

PERENCANAAN KELUARGA DAN FERTILITAS SUKU BAJO DI ERA PERUBAHAN (STUDI KASUS: SUKU BAJO DI PERKAMPUNGAN MOLA KECAMATAN WANGI-WANGI SELATAN KABUPATEN WAKATOBI)

Subardjan, Subardjan (Unknown)



Article Info

Publish Date
29 Jul 2017

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap perencanaan keluarga dan fertilitas suku Bajo dengan fokus: (1) pandangan suami-istri terhadap perencanaan keluarga, (2) mengidentifikasi kondisi sosial, ekonomi, demografi dan budaya dalam kaitannya dengan perencanaan keluarga, (3) menganalisis penggunaan alat kontrasepsi KB dan fertilitas. Analisis dilakukan dengan tekhnik statistik kuantitaif (crosstab) dan tekhnik analisis kualitatif (Miller dan Huberman). Hasil penelitian menunjukkan bahwa : (1) nilai keluarga yang berlaku pada pasangan suami-istri suku Bajo di era perubahan adalah nilai “keluarga besar”; (2) aspek- aspek sosial, ekonomi, demografi, dan budaya merupakan aspek-aspek yang menentukan ukuran keluarga di “era perubahan” dalam hal ini jumlah anak yang diinginkan dan preferensi terhadap anak laki-laki yang masih tinggi. (3) dari kondisi tersebut (1 dan 2) sehingga menyebabkan wanita usia subur (15-49) tahun suku Bajo mayoritas tidak menggunakan alat kontrasepsi KB. Dengan demikian, mengakibatkan fertilitas dalam hal ini jumlah rata-rata Anak Lahir Hidup (ALH) dan Anak Masih Hidup (AMH) cenderung lebih tinggi.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

MKG

Publisher

Subject

Earth & Planetary Sciences Education Social Sciences

Description

MKG is a journal that facilitates the interests of lecturers, teachers and the academic community to communicate articles from research results and strengthen the exchange of ideas from academic reviews in the field of geography. The academic articles include research and reviews of studies in ...