Jurnal Mikologi Indonesia
Vol 2, No 2 (2018): Desember 2018

Karakterisasi dan Klasifikasi Numerik Khamir dari Madu Hutan Sulawesi Tengah

Meilia Prihartini (Fakultas Biologi, Universitas Gadjah Mada)
Miftahul Ilmi (Faculty of Biology,Universitas Gadjah Mada)



Article Info

Publish Date
01 Dec 2018

Abstract

Khamir merupakan fungi uniseluler yang memiliki habitat hidup di hampir semua tempat seperti wilayah akuatik, daratan, dan udara termasuk dalam makanan. Madu merupakan salah satu makanan dengan kandungan gula tinggi dan aktivitas air (aw) yang rendah. Madu hutan Sulawesi Tengah merupakan salah satu jenis madu asal Indonesia yang dihasilkan oleh lebah madu Apis dorsata. Madu mengandung mikroorganisme, terutama khamir, yang berasal dari nektar yang dihisap oleh lebah madu. Penelitian karakterisasi dan klasifikasi khamir dalam madu hutan Sulawesi Tengah dilakukan untuk memperoleh informasi mengenaikeragaman isolat khamir dalam madu hutan dan untuk mengetahui karakteristikisolat khamir dalam madu hutan Sulawesi Tengah. Khamir diisolasi dari sampel madu hutan menggunakan medium Bean Sprouts Extract Agar (BSEA). Isolat dikarakterisasi meliputi uji karakter morfologi koloni, morfologi sel, dan uji karakter fisiologi-biokimia. Masing-masing karakter yang diuji dikodekan dengan1 apabila hasil positif dan 0 apabila negatif dan dibuat matriks n × t. Data dianalisisdengan metode taksonomi numerik dengan tingkat kemiripan ditentukan menggunakan Jaccard coefficient (SJ) dan Simple Matching coefficient (SSM). Sementara pengelompokkan (clustering)digunakan metode UPGMA. Data diolah menggunakan program MVSP dan disajikan dalam bentuk dendrogram. Dari 11sampel madu hutan berhasil diisolasi 27 jenis khamir yang dikelompokkan menjadi 6 genus dan 1 outlier berdasarkan nilai indeks kesamaan ≥ 70% menunjukkan keragaman yang rendah. Karakteristik isolat khamir dalam madu hutan Sulawesi Tengah yaitu merupakan khamir Ascogenous yang bersifat osmofilik, mampu mengasimilasi 8 jenis karbon, tumbuh pada suhu 37°C, memfermentasi glukosa, non-fermentatif terhadap galaktosa, laktosa, dan sukrosa, serta mengasimilasi nitrogen khususnya KNO3.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

jmi

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Environmental Science Immunology & microbiology

Description

Jurnal Mikologi Indonesia (JMI) adalah jurnal nasional tentang diversitas Fungi di Indonesia yang mempublikasi artikel penelitian, review, metodologi, dan artikel-artikel taksonomi seperti monograf, jenis baru, catatan baru, checklist yang terkait dengan diversitas dan penyebaran Fungi, termasuk ...