Jurnal Mikologi Indonesia
Vol 2, No 2 (2018): Desember 2018

Enzim Selulase Kasar Aspergillus niger FNCC 6018 untuk Produksi Bioetanol melalui Proses Sakarifikasi dan Fermentasi Serentak

Vita Taufika Rosyida (Balai Penelitian Teknologi Bahan Alam Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia)
Septi Nur Hayati (Balai Penelitian Teknologi Bahan Alam-Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (BPTBA-LIPI))
Anastasia Wheni Indrianingsih (Balai Penelitian Teknologi Bahan Alam-Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (BPTBA-LIPI))
Roni Maryana (Balai Penelitian Teknologi Bahan Alam-Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (BPTBA-LIPI))
Yekti Asih Purwesti (Fakultas Biologi, Universitas Gadjah Mada)
Clara Sinta Ayesda (Alumni Fakultas Biologi, Universitas Gadjah Mada)



Article Info

Publish Date
01 Dec 2018

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendapatkan kondisi pertumbuhan optimum pH, suhu, dan waktu inkubasi dari Aspergillus niger FNCC 6018 untuk produksi enzim selulase kasar dengan aktivitas spesifik maksimum pada substrat bagas tebu. Aktivitas spesifik maksimum A. niger FNCC 6018 dioptimasi dengan perlakuan variasi pH 5, 6, 7; suhu 27, 37, 50°C dan waktu inkubasi 5, 7, 9 hari. Kondisi optimum yang diperoleh digunakan untuk memproduksi enzim selulase kasar dan selanjutnya digunakan dalam proses produksi bioetanol. Produksi bioetanol dilakukan dengan metode Simultaneous Saccharification and Fermentation (SSF) pada suhu ruang, pH 5, selama 5 hari menggunakan substrat bagas tebu, enzim selulase kasar A. niger FNCC 6018, khamir Saccharomyces cerevisiae FNCC 3012, dan medium SSF. Pada akhir tahap SSF, kadar glukosa diukur dengan metode DNS (Dinitro Salisilat) sedangkan kadar etanol diukur dengan metode Gas Chromatography.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi optimum untuk produksi enzim selulase kasar A. niger FNCC 6018 berada pada pH 5, suhu 37oC, waktu inkubasi 9 hari dengan aktivitas spesifik selulase kasar sebesar 0.107 U/mg. Kadar glukosa dan etanol maksimal dengan metode SSF adalah 0.59 mg/mL dan 1.217%. Metode ini cukup potensial untuk produksi bioetanol dari bagas tebu.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

jmi

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Environmental Science Immunology & microbiology

Description

Jurnal Mikologi Indonesia (JMI) adalah jurnal nasional tentang diversitas Fungi di Indonesia yang mempublikasi artikel penelitian, review, metodologi, dan artikel-artikel taksonomi seperti monograf, jenis baru, catatan baru, checklist yang terkait dengan diversitas dan penyebaran Fungi, termasuk ...