Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Enzim Selulase Kasar Aspergillus niger FNCC 6018 untuk Produksi Bioetanol melalui Proses Sakarifikasi dan Fermentasi Serentak Vita Taufika Rosyida; Septi Nur Hayati; Anastasia Wheni Indrianingsih; Roni Maryana; Yekti Asih Purwesti; Clara Sinta Ayesda
Jurnal Mikologi Indonesia Vol 2, No 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Perhimpunan Mikologi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (769.429 KB) | DOI: 10.46638/jmi.v2i2.45

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendapatkan kondisi pertumbuhan optimum pH, suhu, dan waktu inkubasi dari Aspergillus niger FNCC 6018 untuk produksi enzim selulase kasar dengan aktivitas spesifik maksimum pada substrat bagas tebu. Aktivitas spesifik maksimum A. niger FNCC 6018 dioptimasi dengan perlakuan variasi pH 5, 6, 7; suhu 27, 37, 50°C dan waktu inkubasi 5, 7, 9 hari. Kondisi optimum yang diperoleh digunakan untuk memproduksi enzim selulase kasar dan selanjutnya digunakan dalam proses produksi bioetanol. Produksi bioetanol dilakukan dengan metode Simultaneous Saccharification and Fermentation (SSF) pada suhu ruang, pH 5, selama 5 hari menggunakan substrat bagas tebu, enzim selulase kasar A. niger FNCC 6018, khamir Saccharomyces cerevisiae FNCC 3012, dan medium SSF. Pada akhir tahap SSF, kadar glukosa diukur dengan metode DNS (Dinitro Salisilat) sedangkan kadar etanol diukur dengan metode Gas Chromatography.Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi optimum untuk produksi enzim selulase kasar A. niger FNCC 6018 berada pada pH 5, suhu 37oC, waktu inkubasi 9 hari dengan aktivitas spesifik selulase kasar sebesar 0.107 U/mg. Kadar glukosa dan etanol maksimal dengan metode SSF adalah 0.59 mg/mL dan 1.217%. Metode ini cukup potensial untuk produksi bioetanol dari bagas tebu.