Penggaraman dan pengeringan merupakan metode yang sering digunakan oleh nelayan pengolah untuk memperpanjang mutu ikan. Tujuan penelitian ini adalah: mengidentifikasi keberadaan formalin pada produk olahan ikan asin, dan menganalisis kandungan proksimat ikan asin. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah ikan Talang-talang (Chorinemus tala) dan Gulamah (Pseudocienna amovensis) asin yang berasal dari beberapa pengolah di daerah Gasan Gadang, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ditemukan penambahan formalin pada seluruh sampel ikan asin. Rata-rata kadar protein ikan asin adalah 26,5589%, kadar lemak 5,7499%, kadar air 33,4258%, kadar abu 18,5629%, karbohidrat 15,7023%, dan garam 15,5116%.
Copyrights © 2017