Jurnal Kelautan Nasional
Vol 12, No 1 (2017): APRIL

PENGEMBANGAN GALANGAN DAUR-ULANG KAPAL RAMAH LINGKUNGAN DI INDONESIA MENGGUNAKAN METODE ANP: STUDI KASUS GALANGAN DAUR-ULANG KAPAL DI KAMAL, MADURA

Wasis Akriananta (Program Pascasarjana Teknologi Kelautan Fakultas Teknologi Kelautan, ITS Surabaya Kampus ITS Sukolilo Surabaya 60111)
Ketut Suastika (Program Pascasarjana Teknologi Kelautan Fakultas Teknologi Kelautan, ITS Surabaya Kampus ITS Sukolilo Surabaya 60111)



Article Info

Publish Date
20 Apr 2017

Abstract

Daur-ulang kapal (ship recycling) pada saat ini dianggap sebagai solusi terbaik untuk kapal usang. Material dibongkar melalui proses daurulang menjadi produk baru dan dapat masuk kembali dalam rantai pasok pasar. Industri ship- recycling yard harus merumuskan metode pengedokan, pengupasan,pemotongan, dan penanganan material (material handling) terbaik dengan memadukan kegiatan rekayasa untuk menghasilkan produk yang berkualitas. Galangan daur-ulang kapal dikembangkan menjadi green ship-recycling yard dengan menambahkan fasilitas, update teknologi dan proses daur ulang yang ramah lingkungan sesuai dengan aturan yang berlaku, baik nasional maupun internasional. Metode Analytic Network Process (ANP) digunakan dalam pengambilan keputusan. Hasil analisis ANP untuk galangan daur-ulang kapal di Kamal, Madura, merekomendasikan dengan nilai tertinggi: (i) metode slipway (0.284) untuk pengedokan, (ii) metode dry ice blasting (0.360) untuk pengupasan, (iii) metode oxy acetylene (0.348) untuk pemotongan, dan (iv) metode mobile crane crawler (0.487) untuk penanganan material. Hasil analisis ekonomis (kelayakan usaha) menunjukkan bahwagreen ship-recycling yard di Kamal, Madura sebagai usaha daur-ulang kapal layak untuk dikembangkan.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

jkn

Publisher

Subject

Earth & Planetary Sciences Environmental Science

Description

Jurnal Kelautan Nasional (JKN) ISSN 1907-767X, e-ISSN 2615-4579 adalah jurnal yang diterbitkan oleh Pusat Riset Kelautan, Badan Riset dan Sumber Daya Manusia (BRSDM), Kementerian Kelautan dan Perikanan. Pusat Riset Kelautan (Pusriskel) adalah nomenklatur baru, sejak tahun 2017, untuk Pusat ...