Jurnal Kelautan Nasional
Vol 10, No 3 (2015): DESEMBER

SISTEM STERILISASI BAKTERI Vibrio harveyi MENGGUNAKAN RADIOISOTOP COBALT-60 UNTUK BUDIDAYA UDANG

Penny Dyah Kusumaningrum (Pusat Pengkajian dan Perekayasaan Teknologi Kelautan dan Perikanan Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan Perikanan)
Lolita Thessiana (Pusat Pengkajian dan Perekayasaan Teknologi Kelautan dan Perikanan Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan Perikanan)
Niken Financia G. (Pusat Pengkajian dan Perekayasaan Teknologi Kelautan dan Perikanan Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan Perikanan)



Article Info

Publish Date
31 Jan 2017

Abstract

Vibrinosis adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri Vibrio harveyi. Bakteri ini sebagian besar menyerang larva udang sehingga mengakibatkan resiko kematian yang tinggi. Salah satu upaya menanggulangi serangan bakteri V. harveyi adalah melalui sterilisasi air pada media budidaya. Pemanfaatan iradiasi sinar gamma Cobalt-60 telah banyak dilakukan untuk proses sterilisasi. Keunggulan iradiasi adalah tidak meninggalkan residu, dapat membunuh bekteri secara efektif dan prosesnya mudah dikontrol. Berdasarkan keunggulan tersebut, teknologi ini berpeluang untuk diaplikasikan untuk meningkatkan sterilisasi air yang digunakan pada budidaya udang. Pada penelitian ini digunakan sistem iradiasi menggunakan sumber Co-60 dengan metode statis (5-20 kGy ) dan metode dinamis (23,3 kGy). Hasil penelitian menunjukkan, metode statis dengan dosis 20 kGy mampu mensterilisasi bakteri Vibrio harveyi hingga 100% setelah 1 jam proses iradiasi. Sementara pada metode sirkulasi, dengan 2 jam proses iradiasi, mampu mensterilisasi bakteri V. harveyi hingga 98,75 %.

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

jkn

Publisher

Subject

Earth & Planetary Sciences Environmental Science

Description

Jurnal Kelautan Nasional (JKN) ISSN 1907-767X, e-ISSN 2615-4579 adalah jurnal yang diterbitkan oleh Pusat Riset Kelautan, Badan Riset dan Sumber Daya Manusia (BRSDM), Kementerian Kelautan dan Perikanan. Pusat Riset Kelautan (Pusriskel) adalah nomenklatur baru, sejak tahun 2017, untuk Pusat ...