Eksistensi teknologi informasi dan komunikasi memberikan dampak yang positif sekaligus negatif bagi siswa, sekolah, orang tua dan masyarakat. Budaya teknologi informasi dan komunikasi dengan pemahaman asumsi dasar yang kemudian dipahami dengan simbol dan nilai-nilai positif dapat melahirkan budaya yang positif pula. Seperti pembelajaran yang semakin berkembang dan memudahkan dalam transformasi of knowledge. Sedangkan budaya negatif yang muncul akibat kurangnya kontrol dan juga hukum yang belum terlaksana dengan baik, seharusnya menjadi pekerjaan rumah bersama.Teknologi informasi dan komunikasi memiliki keterkaitan dengan masyarakat, seperti; pertama, aspek sosial dari komputerisasi bisa diamati dari dua aspek yakni masyarakat pada level mikro seperti penggunaan komputer oleh perorangan sedangkan dalam level makro seperti penggunaan teknologi informasi dan komunikasi yang dapat menyebabkan perubahan masyarakat dengan munculnya isu tentang masyarakat informasi. Kedua, penggunaan teknologi informasi dan komunikasi sebagai alat yang biasa digunakan untuk mempelajari fenomena sosial yang mencakup bidang yang luas, seperti pengumpulan data penelitian dengan bantuan komputer, yang berkaitan dengan berbagai aspek metodologi penelitian sosial. Ketiga, aplikasi teknologi informasi dan komunikasi dalam bidang-bidang khusus ilmu-ilmu sosial dan humaniora, seperti pembuatan model berdasarkan data kajian sosial, dan rancangan sistem informasi dalam bidang-bidang yang berhubungan dengan ilmu-ilmu sosial, seperti aplikasi pada sektor publik, pelayanan masyarakat dan lain sebagainya.Pentingnya penyadaran bahwa teknologi informasi dan komunikasi tercipta bertujuan untuk meningkatkan mutu pendidikan yang lebih baik dari sebelumnya. Pembangunan teknologi informasi dan komunikasi bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam rangka membangun peradaban atau budaya bangsa.
Copyrights © 2017