Tulisan ini berisi tentang bagaimana abdi dalem dipersatukan dalam sebuahkonsep peranakan dan serat kekancingan. Seperti layaknya dalam organisasimodern, keanggotaannya ditandai dengan salah satunya seragam peranakan.Peranakan tidak sekedar menggambarkan seragam abdi dalem, melainkan didalamnya terkandung makna persaudaraan dan persatuan baik dengan Rajamaupun di antara sesama abdi dalem. Penulis menyimpulkan bahwa peranakandan serat kekancingan merupakan simbol ‘kepengaturan’ bagi abdi dalem KratonJogjakarta. Dengan menggunakan peranakan dan serat kekancingan maka abdidalem Kraton Jogjakarta harus berperilaku sesuai dengan makna yang terkandungdalam kedua hal tersebut.
Copyrights © 2016