Tujuan  penelitian yaitu : untuk mengetahui Peran ASEAN Dalam Penyelesaian Konflik Rohingya. Penelitian ini menggunakan konsep Komunitas Keamanan. Penelitian ini adalah penelitian deskriftif kualitatif yaitu dengan menggunakan data sekunder yang berasal dari buku, jurnal, surat kabar, berita, artikel , laporan-laporan , media online dan sumber lainya. Data yang digunakan menggunakan metode deskriftif kualitatif . Hasil Penelitian menunjukan bahwa Peran ASEAN Dalam Penyelesaian Konflik Rohingya belum berperan optimal dalam penanganan kasus Rohingya karena terbentur prinsip non-intervensi yang ditetapkan ASEAN. Sejauh ini ASEAN hanya melakukan diaolog dan pertemuan regional dan penanganan pengungsi Rohingya tanpa melakukan langkah konkret untuk menghentikan pemyebab utama konflik yakni melegalkan status etnis Rohingya sebagai warga negara yang sah di Myanmar sebagai bentuk komitmen negara-negara anggota ASEAN. Kata Kunci : Konflik Rohingya, Peran ASEAN , Prinsip non-intervensi
Copyrights © 2018