Malaria merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh beberapa parasit Plasmodium dan menjadi salah satu penyakit infeksi utama di beberapa daerah tropis seperti negara-negara Asia dan Afrika. Masalah utama dalam mengatasi malaria adalah adanya peningkatan resistensi vektor terhadap insektisida dan peningkatan resistensi parasit terhadap obat malaria, seperti klorokuin dan artemisinin. Masyarakat, khususnya para pengobat tradisional di berbagai daerah endemik tersebut telah menggunakan tumbuhan sebagai pengobatan turun-temurun untuk mengatasi demam dan gejala malaria lainnya. Fakta ini mendorong para peneliti untuk menemukan agen antimalaria baru yang terjangkau, mudah diperoleh, dan diterima secara budaya berdasarkan pengetahuan etnomedisin.
Copyrights © 2017