PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia)
Jurnal Pharmacy, Vol. 12 No. 01 Juli 2015

Evaluasi Adverse Drug Reactions (ADRs) Penyakit Kanker Payudara Dengan Kemoterapi Berbasis Antrasiklin Di RSUD Prof. Dr. Margono Soekardjo Purwokerto

Wahyu Utaminingrum (Unknown)



Article Info

Publish Date
01 Jul 2015

Abstract

ABSTRAK Kanker payudara merupakan salah satu kanker dengan insidensi terbanyak padawanita. Salah satuterapi yang diberikan pada pasien kanker payudara adalah regimen berbasis antrasiklin. Penggunaan obat meningkatkan kemungkinan terjadinya Adverse Drug Reactions (ADRs) yang dapat membahayakan kesehatan dan kehidupan pasien. Penelitian ini merupakan penelitian observasional deskriptif analitik dengan metode pengambilan data secara prospektif. Data yang dikumpulkan berupa wawancara dengan skala naranjo. Sampel yang digunakan sebanyak 46 responden. Kejadian adverse drug reaction terbanyak yang terjadi adalah mual (89,15%), muntah (82,6%), alopecia (76.08%), anoreksia (71,74%), lemas (60,87%), diare (45,65%), dehidrasi (34,77%), demam (39,13%), insomnia (32,6%), sariawan (21,74%), dan anemia (13,04%). Berdasarkan hasil penelitian, adverse drug reactions yang paling sering terjadi pada pasien kanker payudara dengan kemoterapi berbasis antrasiklin adalah mual. Kata kunci: mual, kemoterapi berbasis antrasiklin, skala naranjo. ABSTRACT Breast cancer is one of the most type of cancer with highest incidence in women. one of therapy in breast cancer is anthracycline-based chemotherapy. Drugs uses increases occurance of adverse drug reactions (ADRs) that may lead endanger the health and life patients. This research is a descriptive and analytical observational research with prospective data collection methods. Data collected by interview with naranjo scale. There were 46 patients included as samples of this research. The most frequently adverse drug reactions was nausea (89.15%), vomiting (82.6%), alopecia (76.08%), anorexia (71.74%), fatigue (60.87%), diarhea (45.65%), fever (39.13%), dehydration (34.77%), sleep disorder (32.6%), oral ulceration (21.74%), and anemia (13.04%). Based on the research, the most frequently adverse drug reactions of anthracycline-based chemotherapy in patient with breast cancer was nausea. Key words: anthracycline-based chemotherapy, naranjo scale, nausea.

Copyrights © 2015






Journal Info

Abbrev

PHARMACY

Publisher

Subject

Materials Science & Nanotechnology

Description

PHARMACY: Jurnal Farmasi Indonesia (Pharmaceutical Journal of Indonesia) is a scientific journal publishing original articles research in pharmaceutical science such as Pharmaceutical Technology, Pharmacology and Toxicology, Pharmaceutical Chemistry, Drug Discovery, Pharmacokinetics, Pharmaceutical ...