Jurnal Teladan: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Pembelajaran
Vol 2 No 1 (2017): Jurnal Teladan Vol.2 No.1 Mei 2017

MENENTUKAN HUBUNGAN SUDUT PUSAT DAN SUDUT KELILING MELALUI PRAKTIK DISERTAI MEDIA BANTU MENGAJAR

Umirindiyah Umirindiyah (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 May 2017

Abstract

Dalam menyiapkan generasi emas 2045, pembelajaran dengan konsep kurikulum 2013 sebagaimana dituangkan dalam permendikbud Nomor 81 A, bahwa didalam pembelajaran, peserta didik mengkronstruksi pengetahuan bagi dirinya. Sasaran pembelajaran mencakup pengembangan ranah sikap, pengetahuan dan keterampilan. Ketiga ranah tersebut dikembangkan melalui pendekatan saintifik yang didalamnya terdapat lima pengalaman belajar yakni, mengamati, menanya, mengumpulkan informasi, mengasosiasi dan mengkomunikasi. Dalam mengembangkan kompetensi peserta didik untuk dipersiapkan menuju generasi emas, penulis telah mencoba menyusun karya inovatif berupa media pembelajaran matematika, yang didalamnya mengaitkan topik Hubungan Sudut Pusat dan Sudut Keliling untuk mengembangkan kompetensi sikap, pengetahuan dan keterampilan dengan menerapkan pendekatan saintifik. Media pembelajaran yang dimaksud berupa Bahan Praktik yang disertai media bantu mengajar berupa bahan presentasi power point makro enable (Power Point 2010 dan plug in flash player) untuk memperkuat dan memperjelas konsep . Dari hasil aplikasi dan implementasi karya inovatif yang telah disusun ini dapat disimpulkan terjadi peningkatan/perkembangan kompetensi sikap rasa ingin tahu, percaya diri, bertanggung jawab dan berani presentasi. Dapat disimpulkan bahwa Kompetensi Sikap sebelumnya 2.30 menjadi 3.30 , kompetensi pengetahuan bahwa sebelum implementasi nilai rata-rata kompetensi pengetahuan mencapai 67 atau 2.69 (cukup), sedangkan setelah implementasi pembelajaran menggunakan karya inovasi ini meningkat menjadi 93 atau 3.7 ( sangat Baik) . Sehingga dapat dianalisa bahwa nilai pengetahuan meningkat 38% . Kompetensi keterampilan dapat muncul setelah diimplementasikan karya inovasi ini. Disarankan sebagai guru diharapkan inovatif agar dapat menciptakan generasi yang kreatif sesuai dengan tujuan pendidikan nasional yang diamanatkan dalam UU Nomor 20 Tahun 2003

Copyrights © 2017