PT. âRâ Surabaya mengolah data impor barang dengan komputer tanpa jaringan, kecuali pemberitahuan impor barang ke Bea Cukai menggunakan internet. Pengolahan data impor memiliki beberapa kelemahan, yakni terjadi data yang berulang, data yang terpisah-pisah, dan lambat dalam proses pencarian data. Perusahaan ingin mengembangkan sistem informasi impor barang berbasis web. Masalah pengolahan data impor barang akan diselesaikan dengan model air terjun. Hasil penelitian menunjukkan analisis sistem mampu mengenali kelemahan sistem informasi impor yang lama dan memberikan usulan perbaikan pada sub sistem; user, grup, login, pemesanan, pengiriman, pembayaran, dan laporan. Desain sistem informasi impor yang telah dibuat dapat menggambarkan Diagram Konteks, Data Flow Diagram (DFD) level 0, DFD level 1, Entity Relational Diagram (ERD), dan Model Relasional untuk sub sistem; user, grup, login, pemesanan, pengiriman, pembayaran, dan laporan. Hasil dari perancangan sistem dapat menyediakan informasi mengenai laporan; user terdiri dari pengguna dan grup, pemesanan terdiri dari pengirim, penerima, pihak yang diberitahu, pemesanan, barang, dan stuffing, pengiriman terdiri atas perusahaan pelayaran, peti kemas, kapal pengangkut, kapal penjemput, pengiriman, dan pembayaran.
Copyrights © 2017