Permasalahan utama pada penelitian ini adalah rendahnya hasil belajar siswa kelas VI SD BK Tanapobunti pada mata pelajaran IPA. Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI SD BK Tanapobunti melalui penggunaan model pembelajaran inkuiri. Jenis penelitian adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang mengacu pada desain penelitian model Kemmis dan Mc.Taggart dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan refleksi. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VI yang berjumlah 12 orang siswa. Hasil observasi kegiatan guru pada siklus I memperoleh nilai rata-rata 81,3% berada pada kategori baik, pada siklus II diperoleh nilai rata-rata 90,6% berada dalam kategori sangat baik. Hasil observasi kegiatan siswa pada siklus I memperoleh nilai rata-rata 39%, berada dalam kategori kurang, pada siklus II memperoleh nilai rata-rata 91,7%, berada dalam kategori sangat baik. Hasil belajar siswa pada siklus I ketuntasan belajar klasikal 58,3%. Pada siklus II ketuntasan belajar klasikal 91,7%. Hal ini berarti pembelajaran pada siklus II telah memenuhi indikator keberhasilan penelitian dengan ketuntasan belajar klasikal memperoleh nilai minimal 85%, maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan model pembelajaran inkuiri dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas VI pada mata pelajaran IPA di SD BK Tanapobunti. Kata Kunci: Hasil Belajar, Ilmu Pengetahuan Alam, Inkuiri.
Copyrights © 2018