Jurnal Kreatif Tadulako Online
Vol 5, No 12 (2017): Jurnal Kreatif Tadulako Online

Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Menghitung Luas Permukaan Kubus Dan Balok Kelas VI SD Inpres Pinotu

Herlina, Herlina (Unknown)



Article Info

Publish Date
27 Dec 2018

Abstract

Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah rendahnya pemahaman siswa terhadap konsep luas permukaan kubus dan balok serta kurangnya kemampuan siswa memahami soal-soal yang berkaitan dengan luas permukaan kubus dan balok. Ada beberapa faktor yang menyebabkan rendahnya pemahaman siswa tentang materi tersebut, salah satu diantaranya adalah penyajian materi luas permukaan kubus dan balok tanpa melibatkan siswa dalam pemanfaatan benda-benda yang ada disekitar. Mengacu pada  masalah tersebut, maka pembelajaran yang dipandang relevan untuk mengatasi masalah tersebut dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Student Team Achievement Division (STAD) dengan memanfaatkan alat peraga. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan hasil belajar siswa terhadap konsep menghitung luas permukaan kubus dan balok melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Subjek penelitian adalah siswa kelas VI SD Inpres Pinotu Tahun Pelajaran 2013/2014 yang berjumlah 26 orang terdiri dari 16 siswa laki-laki dan 10 siswa perempuan. Rancangan penelitian mengacu pada model Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri dari empat komponen, yaitu (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Data yang dikumpulkan pada penelitian ini melalui lembar observasi, wawancara, catatan lapangan, dan data hasil belajar siswa. Data yang diperoleh disajikan dalam bentuk paparan naratif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil belajar siswa meningkat pada materi menghitung luas permukaan kubus dan balok sesuai dengan indikator keberhasilan tindakan, dimana pada siklus I diperoleh ketuntasan klasikal 64,1% pada pertemuan pertama dan 64,3% pada pertemuan kedua. Ranah afektif terdiri dari 3 aspek penilaian yang diperoleh data yaitu peran serta dalam kelompok tinggi diperoleh 2 siswa pada pertemuan pertama dan 6 siswa pada pertemuan kedua, perhatian tinggi diperoleh 2 siswa pada pertemuan pertama dan 4 siswa pada pertemuan kedua, kerjasama dalam kelompok tinggi diperoleh 3 siswa pada pertemuan pertama dan 5 siswa pertemuan kedua. Ranah psikomotorik terdiri dari 2 aspek penilaian yang diperoleh data yaitu penggunaan alat secara tepat ada 2 siswa pada pertemuan pertama dan 13 siswa pada pertemuan kedua, merangkai secara tepat dan teliti ada 4 siswa pada pertemuan pertama dan 11 siswa pertemuan kedua sedangkan pada siklus II diperoleh ketuntasan klasikal 94,6% pada pertemuan pertama dan pertemuan kedua. Peran serta dalam kelompok tinggi diperoleh 20 siswa pada pertemuan pertama dan pertemuan kedua, perhatian tinggi diperoleh 14 siswa pada pertemuan pertama dan pertemuan kedua, kerjasama dalam kelompok tinggi diperoleh 19 siswa pada pertemuan pertama dan pertemuan kedua. Penggunaan alat secara tepat ada 12 siswa pada pertemuan pertama dan 16 siswa pada pertemuan kedua, merangkai secara tepat dan teliti ada 17 siswa pada pertemuan pertama dan 19 siswa pertemuan kedua. Kata Kunci: model pembelajaran kooperatif tipe STAD, hasil belajar, menghitung luas permukaan kubus dan balok.

Copyrights © 2017