Penelitian ini bertujuan membandingkan kemampuan pemecahan masalah antara siswa yang mengikuti pembelajaran yang menggunakan model Problem Based Learning (PBL) dan Pembelajaran ICARE (Introduce, Connect, Apply, Reflect, Extend) pada konsep pencemaran lingkungan. Metode penelitian yang digunakan adalah weak experiment dengan desain penelitian static-group comparison design. Sampel penelitian menggunakan dua kelas di salah satu SMA Swasta terakreditasi A di kawasan Bandung Timur yang memiliki kedudukan yang sama sebagai kelas eksperimen. Instrumen yang digunakan untuk pengambilan data adalah soal kemampuan pemecahan masalah sebanyak 8 soal esai, angket respon siswa dan format observasi proses pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pencapaian kemampuan pemecahan masalah pada kelas eksperimen 1 (PBL) sebesar 75.8 dengan kategori baik, dan pada kelas eksperimen 2 (ICARE) sebesar 62,3 dengan kategori cukup baik. Pelaksanaan kedua proses pembelajaran berjalan dengan baik serta mendapat tanggapan yang positif dari siswa. Pembelajaran yang dilakukan memberikan kontribusi positif terhadap kemampuan pemecahan masalah siswa.Kata kunci: Kemampuan pemecahan masalah, PBL, ICARE
Copyrights © 2019