PASUPATI
Vol 5, No 2 (2018): Eko Spiritual, Dinamika Kearifan Lokal Dan Pendidikan Agama

PIKUKUH KARUHUN BADUY DINAMIKA KEARIFAN LOKAL DI TENGAH MODERNITAS ZAMAN

Siti Nadroh (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)



Article Info

Publish Date
30 Dec 2018

Abstract

Apa pentingnya kearifan lokal, terutama untuk zaman sekarang? Tulisan ini berusaha meyakinkan bahwa kearifan lokal sangat berguna bagi kehidupan manusia di berbagai zaman. Masyarakat Baduy, kendatipun dekat dengan kepungan modernitas di sekelilingnya, hanya berjarak sekitar 175 KM dari Ibu Kota Jakarta, mereka berada di perkampungan Kanekes, di kawasan Gunung Kendeng, Lebak, Banten,  masih tetap kukuh pada kepercayaan  karuhun (leluhur) dan segala  ritual yang menyertainya. Ritual-ritual yang dilakukan bukan sekedar rutinitas atau bersenang-senang. Tetapi menjadi budaya yang menyiratkan simbol penjagaan terhadap amanat karuhun. Dari sini muncul diskusi-diskusi tentang nilai-nilai luhur menyangkut aspek sejati kehidupan manusia. Ternyata masyarakat Baduy adalah masyarakat yang taat terhadap sang Pencipta, patuh terhadap leluhur, hormat terhadap alam dan harmonis dalam kehidupan Masyarakat Baduy meyakini kehidupan ini adalah anugerah dari Pangeran, Tuhan  Maha Kuasa, yang harus dijaga. Masyarakat Baduy berpegang pada ‘pikukuh’ dan pitutur “Lojor teu meunang dipotong, Pondok teu meunang disambung (Panjang tak boleh dipotong, pendek tak boleh disambung”.

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

pasupati

Publisher

Subject

Arts Humanities Social Sciences

Description

urnal Pasupati membahas kajian Hindu dan Humaniora, Komunikasi Hindu, Budaya, dan Pendidikan Hindu. Pasupati telah terbit sejak tahun 2012 dalam edisi cetak, dan mulai 2016 terbit dalam edisi online menggunakan Open Journal Systems. Pasupati terbit setiap 6 bulan sekali Bulan Juni dan Desember ...