ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi karena belum terlaksana dengan baik strategi promosi desa wisata. Berdasarkan kondisi obyektif yang ditemukan pada penjagagan, peneliti menemukan beberapa masalah yaitu Fasilitas dan infrastruktur, fasilitas dan infrastruktur desa wisata yang belum optimal. Terbatasnya dana untuk mendukung kegiatan promosi desa wisata dan Kualitas sumber daya manusia, adanya masyarakat yang belum sadar wisata dan belum optimal dalam memanfaatkan potensi yang ada di desa wisata kampung badud. Dalam penelitian ini menggunakan desain penelitian analisis deskriptif dengan metode yang digunakan adalah kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan studi kepustakaan dan studi lapangan berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Adapun yang menjadi informan dalam penelitian ini yaitu 1orang Kepala Bidang Kebudayaan, 1 orang Kasi Pengelolaan Destinasi, 1 orang Kasi promosi, 1 orang Ketua kompepar (kelompok masyarakat penggerak pariwisata) dan 5 orang wisatawan. Strategi Promosi Desa Wisata Kampung Badud Oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran berdasarkan hasil wawancara dan observasi belum terlaksana dengan baik.Hal ini terbukti dari 10 indikator yang diteliti terdapat 2 indikator yang belum terlaksana dan 8 indikator yang sudah terlaksana dengan baik. Namun dari hasil penelitian masih ditemukan hambatan-hambatan dalam strategi promosi yaitu :(1) Belum adanya dukungan dari pihak-pihak yang mempunyai penghasilan lebih untuk bekerjasama sebagai pihak sponsor.(2)Belum adanya aksesibilitas untuk memperoleh atau mencari informasi dengan adanya organisasi kepariwisataan (travel agent). Adapun upaya yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut adalah (1)Dengan cara melibatkan pihak lembaga pendidikan, media elektronik dan melakukan promosi di akun media sosial.(2)Pengawasan terhadap pihak pengelola untuk memberikan pelayanan secara maksimal, perbaikan jalan menuju objek wisata dan perbaikan sarana prasarana di objek wisata.Kata Kunci : Strategi Promosi
Copyrights © 2018