Jurnal e-Komunikasi
Vol 4, No 1 (2016): FEBRUARY 2016

Analisis Framing Sosok Gusti Kanjeng Ratu Pembayun dalam Majalah Digital Detik Edisi 182

Benmetan, Thomas (Unknown)



Article Info

Publish Date
22 Aug 2016

Abstract

Untuk pertama kalinya seorang perempuan di Keraton Yogyakarta mendapat gelar “Mangkubumi” (sebuah gelar bagi kaum pria yang akan menjadi penerus tahta kesultanan). Polemik mulai muncul, mengingat dalam tatanan patriarki yang dianut dalam budaya Jawa tidak memungkinkan seorang perempuan memegang jabatan sebagai sultan.  Dengan stereotip mengenai ketidakmampuan perempuan memegang jabatan publik, media massa hadir sebagai salah satu agen dalam mengukuhkan pandangan – pandangan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana media massa membingkai sosok Gusti Kanjeng Ratu Pembayun dalam pemberitaan yang dilakukan oleh Majalah Digital Detik edisi 182. Dengan menggunakan model framing Pan-Kosicki serta teknik analisis deskriptif, peneliti menemukan adanya stereotip gender pada berita – berita tentang sosok Pembayun yakni feminin, emosional, dependen, domestik dan inkompeten di ranah publik.  

Copyrights © 2016






Journal Info

Abbrev

ilmu-komunikasi

Publisher

Subject

Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Jurnal e-Komunikasi adalah jurnal versi online yang ditulis oleh mahasiswa dalam rangka mempublikasikan karya skripsinya. Ruang lingkup topik kajian adalah komunikasi massa, komunikasi korporat, human communication, dan komunikasi new ...