Jurnal e-Komunikasi
Vol 5, No 2 (2017): Vol 5, NO 2 AUGUST 2017

Representasi Posfeminisme Dalam Film Alice Through The Looking Glass

Hendarto, Nadya Christy (Unknown)



Article Info

Publish Date
14 Jul 2018

Abstract

Alice Through the Looking Glass merupakan film fiksi yang berlatar belakang era Victoria, dimana bercerita mengenai sosok gadis muda bernama Alice yang memiliki sifat pemberani dan pantang menyerah, kembali ke dunia yang disebut Underland. Alice yang berprofesi sebagai kapten kapal, mencoba membantu temannya untuk menemukan kembali keluarganya. Film ini berbeda dari film Hollywood laris lainnya karena terdapat pergeseran unsur gender. Dalam hubungannya dengan realita dunia pekerjaan, penelitian berusaha menjawab kaitan dengan representasi posfeminisme. Penelitian menggunakan metode semiotika dengan kode-kode televisi John Fiske. Melalui subtema yang peneliti pilih yaitu penggambaran perempuan yang kompetitif, penggambaran perempuan yang individualistis dan penggambaran perempuan yang agresif, diketahui bahwa menjadi perempuan yang posfeminis, harus berani untuk memiliki pandangan sendiri dan berani mendobrak tatanan yang ada. Kesimpulan akhir, perempuan dalam film ini digambarkan kompetitif, individualistis dan agresif dengan tetap bebas bergerak di ruang privat dan publik, antara feminin dan maskulin, menyeimbangkan kekuatan dan kedudukannya dengan laki-laki tanpa bergantung atau meniadakan laki-laki. Dan memperoleh kesimpulan, bahwa film dapat menjadi penyampai pesan pada khalayak terkait posfeminisme.

Copyrights © 2017






Journal Info

Abbrev

ilmu-komunikasi

Publisher

Subject

Languange, Linguistic, Communication & Media

Description

Jurnal e-Komunikasi adalah jurnal versi online yang ditulis oleh mahasiswa dalam rangka mempublikasikan karya skripsinya. Ruang lingkup topik kajian adalah komunikasi massa, komunikasi korporat, human communication, dan komunikasi new ...