Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan SAVI terhadap kemampuan pemecahan masalah matematik siswa. Penelitian dilakukan di SMP Negeri 138 Jakarta tahun ajaran 2013/2014. Metode penelitian yang digunakan adalah metode quasi eksperimen dengan desain penelitian Randomized control-group post test only. Subyek penelitian ini adalah 72 siswa yang terdiri dari 36 siswa untuk kelompok eksperimen dan 36 siswa untuk kelompok kontrol yang diperoleh dengan teknik cluster random sampling pada siswa kelas VIII. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar matematika berbentuk soal uraian. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji-t. berdasarkan perhitungan uji-t tersebut menunjukan thitung = 1.80 dan ttabel = 1,67 pada taraf signifikansi 5% yang berarti thitung > ttabel, maka H0 ditolak dan H1 diterima. Sehingga dapat diambil kesimpulan bahwa ”Rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematik siswa yang diajar dengan pendekatan SAVI (Somatis, Auditori, Visual, dan Intelektual) lebih tinggi dari pada rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematik siswa yang diajar dengan pembelajaran secara konvensional”. Dengan demikian pendekatan SAVI (Somatis, Auditori, Visual, dan Intelektual) berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah matematik siswa.
Copyrights © 2018