GIZI INDONESIA
Vol 41, No 2 (2018): September 2018

ASUPAN LEMAK, OBESITAS SENTRAL DAN HIPERKOLESTEROLEMIA PADA APARATUR SIPIL NEGARA (ASN) PEMERINTAH DAERAH PROVINSI BALI

Wiardani, Ni Komang (Unknown)
Kusumajaya, A.A. Ngurah (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Dec 2018

Abstract

Central obesity is a type of obesity that is closely related to elevated cholesterol levels as one indicator of metabolic syndrome. Central obesity is found in many communities including ASN (government employee) along with changes in diet and community work patterns. The objective of this study was to investigate the relationship between fat intake, central obesity and cholesterol levels among government  employee of the ProvincialOffice of Bali. This was an observational study with a cross-sectional design. The number of the subjects involved  were 210 people, determined by multistage random sampling. The data collected were food intake, waist circumference and blood cholesterol level.Results showed that 58.1 percent were female  and 41.9 percent male with age average of 43.6 years. The average total fat intake was 63.7 g, saturated fat was 25.7 g, cholesterol was 283.3 mg, waist circumference was 84.8 cm and total cholesterol was 183. 6 mg/dl. About 38.6 percent fat intakes were above adequacy, 44.8 percent subjects had central obesity and 34.3 percent of them had cholesterol level above normal (hypercholesterolemia). There was a significant correlation between total fat intake, saturated fat, cholesterol and  central obesity with hypercholesterolemia status (p <0.05) and central obesity was the main determinant of Hypercholesterolemia (p< 0.05). It was concluded that central obesity related to hypercholesterolemia among the employee of Bali Provincial Office. ABSTRAK  Obesitas sentral merupakan jenis obesitas yang sangat erat hubungannya dengan peningkatan kadar kolesterol sebagai salah satu indikator sindroma metabolik. Obesitas sentral banyak ditemukan di masyarakat termasuk ASN seiring dengan adanya perubahan pada pola makan dan pola kerja  masyarakat. Penelitian bertujuan mengetahui  hubungan antara  asupan lemak, obesitas  sentral dan  dengan kadar kolesterol pada  Aparatur Sipil Negara Pemda Provinsi Bali. Penelitian ini merupakan penelitian observasional  dengan rancangan cross sectional. Subjek penelitian adalah  Aparatur Sipil Negara di lingkungan  Pemda Provinsi Bali berjumlah 210 orang, yang ditentukan secara  multi stage  random sampling. Data yang dikumpulkan meliputi asupan makanan, berat badan dan tinggi badan, lingkar pinggang dan kolesterol darah. Data  yang dikumpulkan  diolah  dan dianalisis dengan analisis  bivariat dan multivariat. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 58,1 persen sampel  berjenis kelamin perempuan dan 41,9 persen laki laki dengan umur rata rata 43,6 tahun. Rata rata asupan lemak  total sehari  63,7 g, lemak jenuh 25,7 g, kolesterol 283,3 mg, lingkar pinggang 84,8 cm dan kadar kolesterol total 183,6 mg/dl. Sebanyak 38,6 persen asupan lemak di atas kecukupan, 44,8 persen sampel mengalami obesitas  sentral dan 34,3 persen mengalami hiperkolesterolemi dengan  kadar kolesterol > 200 mg/dl. Terdapat hubungan signifikan antara asupan lemak total, lemak jenuh, kolesterol dan obesitas sentral dengan status  hiperkolesterolemia pada ASN  Pemda Provinsi Bali ( p< 0,05) dan analisis mulitivariat menunjukkan obesitas sentral merupakan determinan utama hiperkolesterolemia (p < 0,05). Dapat disimpulkan bahwa   obesitas sentral merupakan  determinan utama  hiperkoleterolemia pada  ASN Pemda Provinsi Bali.  Kata kunci: asupan lemak, Lingkar pinggang, hiperkolesterolemia, ASN

Copyrights © 2018






Journal Info

Abbrev

Gizi_Indon

Publisher

Subject

Public Health

Description

Gizi Indonesia (Journal of The Indonesian Nutrition Association) is an open access, peer-reviewed and inter-disciplinary journal managed by The Indonesia Nutrition Association (PERSAGI). Gizi Indonesia (Journal of The Indonesian Nutrition Association) has been accredited by Indonesian Institute of ...