Mata Pelajaran Kimia pada hakikatnya berhubungan erat dengan lingkungan seharihari. Oleh sebab itu, siswa cenderung memiliki pemahaman tersendiri terhadap konsep-konsep Kimia. Kajian tertentu dalam Kimia yang bersifat abstrak memungkinkan terjadinya miskonsepsi siswa, baik sebelum pembelajaran maupun setelah pembelajaran kimia. Miskonsepsi siswa memiliki pengaruh terhadap pencapaian hasil belajar. Penelitian ini untuk mengetahui miskonsepsi pada Konsep Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit serta Reaksi Oksidasi dan Reduksi dalam Pembelajaran Kimia di SMAN 10 Kota Padang. Subjek penelitian adalah siswa kelasX tahun ajaran 2007/2008 yang telah belajar pokok bahasan larutan elektrolit dan nonelektrolit serta reaksi oksidasi dan reduksi Dengan memberikan tes diagnostik kepada siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu stratified random sampiling. Penelitian ini di lakukan dalam tiga tahap. Tahap pertama merupakan pembuatan tes diagnostik dan telah selesai dilaksanakan. Tahap ke dua tes diagostik di sebar ke siswa, data dianalisis dengan analisis statistik deskriptif. Tahap ketiga data yang di analisis di sajikan dengan frekkuensi persentase. Luaran yang dihasilkan dalam hal ini adalah: (1) siswa yang paham konsep, (2) siswa yang mengalami miskonsepsi, (3) siswa yang tidak paham konsep.
Copyrights © 2017