Keselamatan pasien rumah sakit adalah sistem rumah sakit untuk membuat asuhan pasien lebihaman. Aman dari kemungkinan terjadinya resiko Insiden Keselamatan Pasien (IKP). Salah satu yangdapat mengatasi terjadinya keselamatan pasien adalah Model COPA meminta lebih kompeten,praktek yang aman, diverifikasi oleh pemeriksaan kinerja. Tujuannya untuk memperoleh analisispendekatan COPA Model dan faktor determinan perawat pelaksana dengan keselamatan pasien.Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional.Populasinya adalah seluruh perawat pelaksana di ruang rawat inap Rumah Sakit Abdul Manap KotaJambi. Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 50 perawat dengan menggunakan teknik totalsampling.Pada analisis bivariat, didapatkan variabel keterampilan assessment dan intervensi, berkomunikasi,berfikir kritis, human caring dan relasi social, manajemen, kepemimpinan, pengajaran dan integrasiilmu pengetahuan, jenis kelamin, jenis pendidikan, lama kerja, status menikah, status kepegawaian,akreditasi kampus, IPK, terdapat hubungan yang bermakna dengan keselamatan pasien dengan pvalue< 0,005. Sedangkan untuk menguji masing-masing variabel dependen dengan variabelindependen digunakan uji chi square. Analisis multivariat menggunakan uji regresi logistik.Untuk itu bagi rumah sakit dalam penerimaan pegawai diperlukan pertimbangan dalam segi faktorketerampilan, bagi ketenagaan perawat untuk mengikuti pelatihan keselamatan pasien dan rumahsakit melengkapi SPO dan peralatan yang kurang.
Copyrights © 2016