Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk: (1). Menguji dan menganalisis pengaruh Budaya Organisasi terhadap Kinerja Karyawan, (2). Menguji dan Menganalisis Pengaruh Kecerdasan Spiritual terhadap Kinerja Karyawan, (3). Menguji dan Menganalisis Pengaruh Motivasi terhadap Kinerja Karyawan, (4).Menguji dan Menganalisis Pengaruh Budaya Organisasi terhadap Kepuasan Kerja Karyawan, (5). Menguji dan Menganalisis Pengaruh Kecerdasan Spiritual terhadap Kepuasan Kerja Karyawan, (6). Menguji dan Menganalisis Pengaruh Motivasi terhadap Kepuasan Kerja Karyawan, (7). Menguji dan Menganalisis Pengaruh Kinerja terhadap Kepuasan Kerja Karyawan. Penelitian ini menggunakan data primer melalui survey sebanyak 215 orang sampeldaripopulasijumlahkaryawansebanyak477 orang. Data analisis menggunakan program Structural Equation Modeling (SEM). Hasil Peneltian ini menunjukan bahwa; (1). Variabel kecerdasan spiritual tidak berpengaruh signifikan terhadap variable kepuasan kerja (job satisfaction), berdasarkan hasil survey yang sangat berpengaruh terhadap kepuasan kerja (job satisfaction). (2). Variabel budaya organisasi berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja dan kepuasan kerja (job satisfaction). (3). Variabel kecerdasan spiritual berpengaruh positif signifikan terhadap variabel kinerja. (4). Variabel motivasi berpengaruh positif signifikan terhadap kinerja dan kepuasan kerja (job satisfaction). (5). Terdapat pengaruh signifikan positif variable kinerja terhadap Kepuasan kerja (job satisfaction). Diantara variabel variabel yang yang ada ternyata budaya organisasi sangat signifikan mempengaruhi kinerja dan kepuasan kerja (job satisfaction), Di samping itu melalui peningkatan kecerdasan spiritual dapat menumbulkan perilaku positif berupa ketaatan terhadap peraturan, ketaatan terhadap etika moral, jujur, terbuka, amanah, sopan dan toleran terhadap sesama, akan berdampak pada penerapan Program Tata Kelola Perusahan yang Baik (good corporate governance).
Copyrights © 2017