Penelitian eksperimen ini ingin mengetahui apakah metode Delphi efektif dalam mengembangkan instrumen supervisi manajerial pada diklat teknis fungsional pembentukan jabatan calon pengawas madrasah di Balai Diklat Keagamaan (BDK) Bandung pada tahun 2015. Untuk keperluan ini, peneliti menggunakan desain Randomized Control-Group Postest Only. Teknik analisa data yang digunakan adalah uji t, suatu teknik yang dilakukan untuk menguji perbedaan rata-rata dari dua atau lebih populasi yang sama atau berbeda. Populasi yang dibandingkan bersifat independent (saling bebas) satu sama lain. Hasil perhitungan SPSS memperlihatkan bahwa hasil uji F menunjukan bahwa F hitung untuk nilai postes dengan asumsi kedua varians sama (Equal variance assumed) adalah 8,225 dengan probabilitas 0,006 dan hasil uji t menunjukan bahwa t hitung untuk nilai postes dengan asumsi kedua varians sama pada kedua sisi adalah 5,906 dengan probabilitas 0,00. Kriteria pengujiannya, tolak H0 jika probabilitas < 0,05. Dari hasil perhitungan kedua probabilitas uji F (0,006) dan uji t (0,00) < 0,05 sehingga H0 di tolak, sehingga dapat dikatakan memang kedua varians populasi kelompok eksperimen dan kelompok kontrol berbeda. Sehingga dapat disimpulkan bahwa metode Delphi efektif dalam pengembagan instrumen supervisi manajerial.
Copyrights © 2017