AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas VIIIMTs.N Besitang Tahun Pelajaran 2017/2018 dengan sampel penelitian berjumlah 60 siswa yang terdiri dari 30 siswa untuk kelas eksperimen1 dan 30 siswa untuk kelas eksperimen2. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen. Desain penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah posstest only design. Dari pengolahan data diperoleh nilai rata-rata kelas eksperimen1 (Problem basedlearning) pada hasil postestpemecahan masalah = 25,567 dan pada hasil posttestkelas eksperimen2(jigsaw) = 23,667. Dari perbedaan nilai rata-rata tersebut terlihat bahwa rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas PBL lebih unggul dibandingkan dengan rata-rata kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang menggunakan pembelajarantipe jigsaw. Hasil perhitungan uji normalitas dan uji homogenitas menunjukkan bahwa data berdistribusi normal dan homogen. Berdasarkan hasil uji analisis ANAVA pada dataKAMdan posttestkelas eksperimen diperoleh Fhitung> Ftabel (5,028>4,020) sehingga dapat disimpulkan bahwa kemampuan pemecahan masalah siswa dengan pembelajran Problem based learning lebih efektif digunakan pada siswa kelas VIII MTs.N Besitang Tahun Pelajaran 2017/2018 Kata kunci : Model pembelajaran Problem based learning dan jigsaw, Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa.
Copyrights © 2018