Perilaku Caring merupakan kunci dalam meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan. Caring merefleksikan sebuah kebaikan dan rasa kepedulian. Perilaku Caring perawat dalam merawat pasien kritis menjadi kunci keberhasilan perawatan mengingat kondisi pasien kritis dengan tingkat ketergantungan penuh. Supervisi keperawatan telah diidentifikasi menjadi salah satu faktor eksternal yang mempengaruhi perilaku caring. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Hubungan antara supervisi keperawatan dengan perilaku caring perawat dalam merawat pasien kritis. Penelitian menggunakan desain analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling menggunakan total sampling dengan jumlah 60 orang yang merupakan perawat pelaksana yang ada diruang IGD, ICU, dan HCU. Hasil penelitian menunjukkan rerata Perilaku Caring perawat adalah 87 (SD 10), rerata Supervisi keperawatan adalah 45 (SD 7). Hasil uji korelasi dan regresi linear sederhana menunjukan adanya hubungan antara supervisi keperawatan dengan perilaku caring perawat (p value = 0.000), dengan kekuatan hubungan sedang dan berpola positif (r = 0,502), dan nilai koefisien dengan determinasi sebesar 0,252. Supervisi yang dilakukan dengan baik dapat meningkatkan perilaku caring perawat dalam merawat pasien kritis.
Copyrights © 2018