Limbah furnitur rusak di institusi pendidikan adalah permasalahan rutin yang cukup menjadi beban bagi pengelola sarana prasarana di institusi pendidikan. Sebagai studi kasus dalam bahasan ini adalah menumpuknya furnitur rusak di Universitas Kristen Petra.Isu tersebut menjadi materi kasus yang dipilih dan perlu diselesaikan dalam mata kuliah Eko-Desain Program Studi Desain Interior, Universitas Kristen Petra pada tahun 2018. Fenomena menumpuknya furnitur rusak di gudang UPPK (Unit Pemeliharaan dan Pelayanan Kampus) dipandang sebagai bagian dari permasalahan lingkungan kampus yang perlu diresponi secara ekologis dan kreatif. Respon terhadap permasalahan tersebut diproseskan dalam kegiatan pembelajaran dengan melibatkan mahasiswa dan pemangku kepentingan, dengan pendekatan design thinking dan metode service-learning. Hasil dari proses pembelajaran tersebut adalah 21 produk kreatif berupa furnitur baru untuk memenuhi kebutuhan aktivitas di kampus
Copyrights © 2018