Perilaku Caring perawat menjadi jaminan akan layanan perawatan bermutu, karena Caring merupakan intisari keperawatan yang mengandung arti responsive antara perawat dengan klien. Oleh sebab itu fakultas keperawatan Unand berupaya melakukan pelatihan caring untuk membuat mahasiswa lebih siap memberikan pelayanan keperawatan yang berkualitas ketika praktek profesi dan menghasilkan lulusan yang siap kerja.Penelitian bertujuan melihat Pengaruh Pelatihan Caring terhadap kemampun caring Mahasiswa Praktek Profesi Fakultas Keperawatan Unand. Jenis penelitian Quasi Esperimen pretest posttest one group design. Subjek penelitian Mahasiswa praktek profesi di RSUP Dr M Djamil Padang berjumlah 22 orang dan tersebar di Sembilan ruang perawatan yaitu saraf, paru, interna pria, interna wanita, high care unit (HCU), bedah wanita, bedah pria, trauma centere dan ruang pemulihan. Instrumen menggunakan queationer dengan melihat 8 kemampuan caring yaitu mendengar klien dengan penuh perhatian, memberi rasa aman,memberi sentuhan, membina hubungan saling percaya,tanggung jawab,pemberian informasi, sensitive terhadap klien, dan menghormati klien. Mahasiswa diberi pelatihan selama 2 hari dengan metode bedside teaching. Analisa data diolah dengan menggunakan uji Marginal Homogenity untuk melihat Pengaruh Pelatihan Caring terhadap kemampun caring Mahasiswa Praktek Profesi Fakultas Keperawatan Unand. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada peningkatan kemampuan berprilaku caring pada mahasiswa praktek profesi Fakultas Keperawatan Unand setelah diberi pelatihan dengan nilai p=0,000. Saran Menggunakan pendekatan pelatihan caring dalam kelompok kecil lebih bisa meningkatkan kemampuan psikomotor mahasiswa di lahan praktek. Dan dapat digunakan oleh bagian profesi sebagai sarat kelulusan utama
Copyrights © 2013