Kementrian Negara Pemberdayaan Perempuan RI sebagai Anggota Tim brsama-sama dengan Departemen ESDM, PT. Pertamina Departemen Perindustrian dan Kementrian Negara KUKM menggelar Sosialisasi Kebijakan Energi Alternatif Pengalihan Penggunaan Minyak Tanah ke LPG. Karena dari segi biaya, menurut penelitian atas perhitungan keuntungan konsumen secara ekonomis yang dilakukan oleh pertamina, pemakaian LPG ( elpiji ) juga jauh lebih hemat daripada minyak tanah dalam menghasilkan pembakaran. Dari hasil penelitian tersebut juga menyatakan bahwa pengeluaran untuk membeli minyak tanah lebih besar jika dibandingkan dengan LPG ( untuk tabung ukuran 3 kg ). Biaya yang harus dikeluarkan untuk membeli minyak tanah selama 1 bulan ( 30 hari ) sebesar Rp. 75.000,00 sedangkan LPG dengan tabung 3 kg hanya Rp. 51.000,00, sehingga konsumen dapat menghemat biaya belanja rumah tangga dalam hal ini pengeluaran konsumsi bahan bakar sebesar Rp. 24.000,00. Desa Pandan Kecamatan Galis adalah salah satu desa dari sekian desa yang ada di Kabupaten Pamekasan mendapatkan program konversi dari minyak tanah ke gas elpiji,itu semua karena sosialisasi Program Pengalihan Minyak Tanah ke LPG bertujuan mengajak masyarakat untuk beralih dari penggunaan bahan bakar minyak tanah ke penggunaan LPG secara baik dan benar. Sedangkan sasaran khusus adalah industri kecil, industri rumah tangga dan keluarga miskin. Diharapkan agar terjadi pemahaman masyarakat tentang perlunya beralih ke LPG sehingga terjadi perubahan perilaku masyarakat terhadap pemanfaatan energi yang bersih sebagai pengganti minyak tanah. Melalui Sosialisasi ini masyarakat mau menggunakan LPG sebagai energi alternatif yang terhitung hemat dan bersih lingkungan.Pendahuluan
Copyrights © 2015