Berdasarkan data yang diperoleh peneliti dari daftar nilai diketahui bahwa keterampilan siswa untuk dalam bidang Bahasa Indonesia khususnya pada kompetensi dasar tentang struktur dan kaidah teks cerita pendek, pantun, cerita ulang, eksplanasi kompleks dan ulasan baik melalui lisan maupun tulisan sangat rendah, yakni hanya 52,00% dari jumlah 31 siswa dinyatakan tuntas belajar dan nilai rerata yang dicapai hanya 58,60. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 3 siklus, terdiri atas 6 pertemuan. Tiap pertemuan terdiri atas 2 x 45 menit. Tiap siklus meliputi kegiatan perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Data diambil dengan menggunakan instrument tes, wawancara, angket dan jurnal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan keterampilan belajar struktur dan kaidah teks cerita pendek, pantun, cerita ulang, eksplanasi kompleks dan ulasan baik melalui lisan maupun tulisan melalui metode Elaborasi pada siswa Kelas XI KA 1, SMK Negeri 3 Madiun Semester I Tahun Pelajaran 2017/2018.Peranan Model Pembelajaran Elaborasi dalam meningkatkan keterampilan Bahasa Indonesia ini ditandai adanya peningkatan nilai rerata (Mean Score) mulai dari siklus pertama sampai siklus terakhir, yakni : pada siklus I 69,19; siklus II 72,74; dan siklus III 77,74. Selain ditandai adanya peningkatan mean skor juga ditandai adanya peningkatan prosentasi ketuntasan belajar dari siklus pertama hingga siklus terakhir, yaitu pada siklus I hanya 64,52%, siklus II meningkat menjadi 70,96%, pada siklus III terjadi peningkatan mencapai 96,77%.
Copyrights © 2019