IPA adalah pelajaran yang penting karena ilmunya dapat diterapkan secara langsung dalam masyarakat. Menurut Srini M. Iskandar (1997: 16) beberapa alasan pentingnya mata pelajaran IPA yaitu, IPA berguna bagi kehidupan atau pekerjaan anak dikemudian hari, bagian kebudayaan bangsa, melatih anak berpikir kritis, dan mempunyai nilai-nilai pendidikan yaitu mempunyai potensi dapat membentuk pribadi anak secara keseluruhan. Pendidikan IPA seharusnya dilaksanakan dengan baik dalam proses pembelajaran di sekolah mengingat pentingnya pelajaran tersebut seperti yang telah diungkapkan di atas. Pembelajaran IPA dikatakan berhasil apabila semua tujuan pembelajaran yang telah ditentukan dapat tercapai, yang terungkap dalam hasil belajar IPA. Namun dalam kenyataannya, masih ada sekolah-sekolah yang memiliki hasil belajar IPA yang rendah karena belum mencapai standar ketuntasan yang telah ditentukan. Pengajaran berdasarkan masalah (Cooperatid Scrip) terdiri dari penyajian kepada siswa, situasi masalah autentik dan bermakna untuk dapat memberikan kemudahan pada siswa untuk melakukan kerja sama yang positif dalam pemecahan permasalahan dalam pembelajaran Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: Adakah Peningkatan Prestasi Belajar IPA Materi Sistem Gerak Pada Manusia Melalui Pembelajaran Cooperative Scrip Pada Siswa Kelas VIII-E SMP Negeri 10 Madiun Tahun Pelajaran 2018/2019?. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif, dengan jenis penelitian tindakan kelas. Dalam penelitian ini peneliti berkolaborasi dengan guru fisika yang lain serta dengan kepala sekolah. Peneliti terlibat langsung dalam penelitian mulai dari awal sampai penelitian berakhir. Peneliti berusaha melihat, mengamati, merasakan, menghayati, merefleksi dan mengevaluasi kegiatan pembelajaran yang berlangsung. Proses pelaksanaan tindakan kelas melalui dua tahap secara berdaur ulang (dalam 2 siklus) mulai dari (1) perncanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi (4) analisis dan refleksi. Dari hasil pelaksanaan dan pengamatan siswa dan guru cenderung lebih baik setiap siklus I 71.5 (63.3%) dan meningkat pada siklus II 81 (96.7%), maka dapat dibuktikan bahwa hipotesis penelitian yang berbunyi adanya Peningkatan Prestasi Belajar IPA Materi Sistem Gerak Pada Manusia Melalui Pembelajaran Cooperative Scrip Pada Siswa Kelas VIII-E SMP Negeri 10 Madiun Tahun Pelajaran 2018/2019 dinyatakan diterima.
Copyrights © 2019