Penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan karena adanya prestasi belajar matematika materi bangun datar segi empat yang rendah pada siswa kelas IX-A, yang ditunjukkan oleh rendahnya keaktifan siswa dalam proses pembelajaran dan rata-rata nilai ulangan hariannya.. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dilaksanakan untuk memotivasi guru sebagai fasilitator dan motivator dalam transfer materi pembelajaran supaya selalu berkreatif dalam memilih model pembelajaran dari berbagai model pendekatan yang ada bahkan inovatif dalam menciptakan varian-varian baru dari model pendekatan pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar dan motivasi belajar matematika materi kesebangunan pada siswa setelah diterapkannya metode kontekstual berbasis masalah. Melalui hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan metode kontekstual berbasis masalah memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Hal ini dapat dilihat dari semakin mantapnya pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan guru (ketuntasan belajar meningkat dari siklus I ke siklus II) yaitu masing-masing 60,00% awal sebelum tindakan, 80,00% dan 92,00%. Pada siklus II ketuntas belajar siswa secara klasikal telah tercapai.
Copyrights © 2018